Aku Bermimpi Sistem Itu

05 Nopember 2015 senada dengan 22 Muharram 1437

Sudah dua tahun lebih kuliah di Ilmu Perpustakaan. Enak dan menyenangkan. Banyak ilmu yang kudapat. Banyak pengalaman yang mengikuti hari-hariku. Kampusku juga memberikan warna seru, setiap harinya. Salah satunya ada di perpustakaan kami.

Konon katanya, perpustakaanku merupakan perpustakaan terbaik se asia tenggara. Keren kan? Sistem sirkulasi berbasis RFID yang digunakan perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. ada mesinnya tuh. MPS (Multi Purpose Station) dan MPK (Multi Purpose Kiosk). Ya semoga tulisannya enggak salah. Haha.

So, saat kita mau meminjam atau mengembalikan koleksi, kita hanya perlu...
1.      Datang ke mesinnya,
2.      Sentuh di layar pinjam atau kembali,
3.      Scan kartu atau anggota (khusus peminjaman),
4.      Letakkan buku di alas hitam yang merupakan sensor pembaca chip (chip sudah ditanam di buku),
5.      Tekan selesai (dapat sekaligus mencetak resi.

Semudah itulah hari-hariku di perpustakaan. Menyenangkan sekali. Tapi sore tadi aku sempat kepikiran ‘hal baru’.

Sekarang kan jamannya smartphone yak. Apa-apa dengan perangkat genggam. Beli-beli, mendokumentasi moment, kerja, bersosial media dan lain-lain. Smartphone udah kaya sekretaris pribadi. Atau bahkan istri pribadi. Loh? Wakaka. Dari itu, aku terpikir jika smartphone bisa digunakan di perpustakaan kan keren.

Di luar negeri, mungkin hal itu memang sudah terealisasi. Tapi Indonesia yang belum, belum sepenuhnya.

Ada yang tahu SLiMS? SLiMS merupakan kependekan dari Senayan Library Management System. Sesuai namanya, SLiMS memudahkan anda untuk mengelola perpustakaan. Awalnya hanya tersedia versi dekstop, dan versi mobile sudah dikembangkan. Walau belum baik. Ideku sederhana, bisa minjem lewat smartphone.

Ceritanya, software tersebut sudah dikembangkan. Aku install di smartphone. Ntar masuk ke perpustakaan, cari buku buat dipinjam. Open app, scan barcode. Dan jreng aku udah minjem buku. selain itu, aplikasinya bisa buat kegunaan lain misal menerjemahkan teks, membuat sitasi otomatis dan sebagainya. Andai aplikasi itu release saat ini, dan dikembangkan perpustakaan kami maka aku yakin perpustakaan UIN Sunan Kalijaga bisa jadi terbaik se-Asia. Iya dong, mimpi harus ketinggian. Kalau cuma ngarep itu yang enggak boleh. Mimpi kan selalu beriringan dengan usaha dan doa.

Kriing...


Aku bangun, kembali ke realitas. Dan perpustakaanku masih seperti sediakala. Begitu adanya.

Barang yang saya maksud | Source: http://image.slidesharecdn.com

Komentar

  1. makasih info sistemnya.

    Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Posting Komentar